Pada awal tahun 80-an, Glenn Pennock seorang Eurasia yang menetap di Belanda menghubungi Jokotole. Pada saat itu Glenn telah menguasai pencak silat aliran Derosemo. Aliran ini berasal dari Surabaya dan banyak kesamaannya dengan gaya pencak silat Madura. Dewan pengurus jokotole baru saja memutuskan untuk menjalin hubungan Internasional. Setelah tiga masa latihan Glenn diperkenankan untuk mewakili Jokotole di Eropa. Di antara murid-muridnyanya, Paul Rovers adalah seorang murid yang telah berlatih pencak silat sejak 1976. Paul mengunjungi Madura untuk pertama kalinya pada tahun 1987 untuk berlatih d Akademi Jokotole. Beberapa murid mengikuti pada tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 1994, Glenn berhenti berlatih Pencak Silat dan Paul menjadi aliran resmi dari Poras Jokotole. Dia mempunyai hubungan yang baik dengan akademi utama di Madura dan setiap tahunnya, murid dari Belanda mengunjung pulau Madura untuk berlatih.
Pada tahun 1988, dalam sebuah pertandingan olah raga di Belanda , Kelompok Jokotole Belanda meraih tempat ketiga dan juga dalam seni. Setelah itu jokotole Belanda memilih untuk tidak berpartisipasi dalam pertandingan-pertandingan lagi. Akan tetapi dalam dua tahun terakhir, Jokotole telah turut serta dalam beberapa kompetisi dan berhasil menjuarai lebih dari 15 kejuaraan.
Akademi utama Jokotole berada di Haarlem. Jokotole adalah salah satu akademi di Belanda yang mempunyai pusat pelatihannya sendiri. Metode pengajaran Belanda adalah metode tradisional sebagaimana halnya di Indonesia.
Next